Hobi Ikan Mania: Pemijahan Alami Ikan Lele

cari

Sabtu, 03 Maret 2018

Pemijahan Alami Ikan Lele

Pada Pemijahan alami ikan lele dalam proses pembenihan tidak menggunakan tambahan obat-obatan untuk merangsang pemijahan ikan.

Pemijahan alami ikan lele masih banyak diterapkan oleh para pembudidaya ikan lele saat ini. Mereka beranggapan bahwa hasil yang diperoleh dengan teknik pemijahan secara buatan belum tentu lebih baik dari teknik pemijahan alami.

Tehnik pemijahan ikan lele secara alami  diyakini lebih baik daripada menggunakan teknik pemijahan secara buatan, hal ini  dikarena tehnik secara pemijahan alami tidak terlalu memaksa indukan lele untuk mengeluarkan telurnya.

apabila induk ikan lele telah siap memijah maka setelah induk jantan dan betina disatukan dalam kolam pemijahan, diharapkan kedua induk lele tersebut akan memijah.

Di bawah ini akan dijelaskan langkah-langkah untuk melakukan pemijahan secara alami :

1. Siapkan kolam/ bak pemijahan dengan cara kolam dibersihkan terlebih dahulu. Setelah itu masukkan kakaban / ijuk  sebagai media untuk menempelnya telur ikan lele. banyaknya kakaban untuk kolam berukuran 2 m x 2 m x 1 m, dibutuhkan kakaban sebanyak 10-12 buah. Kakaban tersebut diletakkan di dasar kolam dan diberikan pemberat berupa batu. Kakaban disusun secara berjajar memenuhi dan mengikuti panjang kolam.

b. Isi kolam / bak pemijahan ikan lele dengan air hingga ketinggian air kolam sekitar 40 cm.

c. sebelum induk ikan lele  dimasukan ke dalam kolam pemijahan lakukan seleksi induk untuk mendapatkan induk yang siap memijah dan memiliki gonad yang berkualitas dan berpotensi menghasilkan banyak telur.

d. Setelah Kolam pemijahan ikan lele terisi oleh air, kemudian  masukkan induk ikan lele yang telah diseleksi ke dalam kolam dengan perbandingan satu ekor jantan dan dua ekor betina. Induk ikan lele dimasukan ke dalam kolam pemijahan dilakukan pada sore hari yaitu sekitar pukul 15.00 – 17.00. agar ikan lele tidak stres maka proses pemindahan dari kolam indukan ke kolam pemijahan dilakukan secara hati-hati dengan menggunakan seser atau serokan.

e. Setelah itu biarkan induk dalam kolam selama satu malam. Secara umum, lele akan memijah pada malam hari sekitar pukul 22.00 – 02.00. Proses pemijahan ikan lele yaitu betina akan mengeluarkan telur dan telur tersebut akan dibuahi oleh ikan lele jantan

 f. Lakukan pengecekan pada pagi harinya. Jika proses pemijahan ikan lele berlangsung lancar, pada pukul empat pagi telur-telur ikan lele akan memenuhi kakaban.

g. Setelah itu pindahkan kakaban yang telah ditempeli telur secara hati-hati ke dalam kolam penetasan. Jika induk baru memijah pada pagi hari maka pemindahan kakaban dilakukan pada sore hari, sekitar pukul 14.00 – 16.00. Setelah itu, tinggal menunggu telur menetas.

h. Setelah proses pemijahan ikan lele selesai maka selanjutnya, pindahkan indukan yang telah memijah dari kolam pemijahan ke kolam pemeliharaan induk. Induk betina dapat dipijahkan kembali setelah tiga minggu sampai satu bulan masa istirahat. Sedangkan induk jantan memerlukan waktu 1-2 minggu masa istirahat.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...