Hobi Ikan Mania: Lokasi dan Media Pemeliharaan yang cocok bagi budidaya ikan nila

cari

Minggu, 18 Maret 2018

Lokasi dan Media Pemeliharaan yang cocok bagi budidaya ikan nila


Di bawah ini dijelaskan lokasi dan media pemeliharaan yang cocok bagi kegiatan budidaya ikan nila :

  1. Jenis tanah yang baik untuk kolam budidaya ikan nila adalah jenis tanah liat/lempung, tidak berporos. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam. 
  2. Kemiringan tanah  berkisar antara 3-5% kemiringan tanah tersebut baik untuk budidaya ikan dan dapat memudahkan pengairan kolam secara gravitasi. 
  3. Ketinggian lokasi untuk budidaya ikan nila cocok dipelihara di dataran rendah sampai agak tinggi (500 m dpl). 
  4. Kualitas air untuk pemeliharaan ikan nila harus Optimal, kejernihan tidak terlalu keruh dan tidak tercemar. Kekeruhan air yang disebabkan oleh pelumpuran akan memperlambat pertumbuhan ikan. Lain halnya bila kekeruhan air disebabkan oleh adanya plankton. Air yang kaya plankton dapat berwarna hijau kekuningan dan hijau kecokelatan karena banyak mengandung Diatomae. Jenis plankton/alga biru kurang baik untuk pertumbuhan ikan, kecerahan yang baik untuk di kolam dan tambak, yaitu antara 20-35 cm. 
  5. Besarnya debit air untuk kolam air tenang yaitu 8-15 liter/detik/ha. Kondisi perairan tenang dan bersih, ikan nila tidak dapat berkembang biak dengan baik di air arus deras. 
  6. Nilai derajat keasaman air (pH) pada kolam budidaya ikan nila berkisar antara 6-8,5. Sedangkan keasaman air (pH) yang optimal adalah antara 7-8. 
  7. Suhu air  kolam budidaya ikan nila yang optimal berkisar antara 25-30 oC. 
  8. Kadar garam air pada kolam budidaya ikan nila antara 0-35 per mil.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...