Hobi Ikan Mania: Proses Pemijahan Ikan Gurame

cari

Sabtu, 24 Februari 2018

Proses Pemijahan Ikan Gurame

Proses Pemijahan.

Proses pemijahan ikan gurame umumnya dibagi ke dalam dua metode, yaitu :
1. metode pemijahan massal
2. metode pemijahan berpasangan.

Faktor yang membedakan dari  kedua jenis metode ini adalah konstruksi kolam pemijahan, yaitu pada metode  pemijahan massal kolam pemijahan tidak disekat sedangkan pada kolam pemijahan dengan metode berpasangan kolam dilakukan modifikasi konstruksi dengan cara memasang sekat dari waring sehingga membentuk petak/kamar-kamar pemijahan.

besarnya ukuran masing-masing petak/kamar pemijahan ikan guame yaitu seluas 20 m2 . Untuk perbandingan antara induk jantan dan induk betina, baik secara metode pemijahan massal maupun metode pemijahan berpasangan adalah 1 : 3.  Kepadatan induk pada kolam pemijahan yaitu  1 ekor/5m2.


Dalam pemeliharaan pada kolam pemijahan induk gurame setiap hari diberi pakan berupa pellet dan daun sente. jumlah pakan tersebut diberikan  sebanyak 3%  dari bobot tubuh ikan. Pakan diberikan setiap hari.

Untuk mengetahui sarang apakah sudah berisi telur atau belum, maka sarang gurame perlu dicek secara rutin. Sarang ikan gurame yang telah berisi telur dapat ditandai dengan adanya lapisan minyak pada permukaan air  di atas sarang.

Pengecekan ada tidaknya telur ikan gurame dapat dilakukan dengan cara menusuk sarang dengan lidi. Jika lidi yang ditusukkan mengandung minyak, atau muncul minyak dari dalam sarang ke permukaan air kolam, maka bisa dipastikan bahwa sarang ikan gurame tersebut telah berisi telur.

Lapisan minyak tersebut berasal dari telur-telur yang pecah. Selain dari itu sarang yang telah berisi telur biasanya tertutup ijuk yang dibuat oleh induk jantan, dan induk jantan akan menjaga sarang tersebut.

Sarang yang telah berisi telur  diambil kemudian dipindahkan ke dalam waskom atau ember untuk diambil telurnya dan selanjutnya telur dipindahkan ke tempat/bak/kolam  penetasan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...