Hobi Ikan Mania: Persiapan Kolam Pemijahan Ikan Gurame

cari

Jumat, 23 Februari 2018

Persiapan Kolam Pemijahan Ikan Gurame

Persiapan Kolam Pemijahan

Dalam budidaya pembenihan ikan gurame agar hasil budidaya ikan dihasilkan dengan baik maka, kegiatan persiapan kolam pemijahan perlu dilaksanakan dengan optimal, persiapan ini  terdiri atas :
1.  pengeringan kolam
2.  Pengapuran
3.  pembersihan dan perbaikan pematang,
4.  pengisian air,
5.  pemasangan bahan sarang/media/substrat untuk menempelnya telur ikan gurame.


1. Pengeringan Kolam 

Kegiatan pengeringan kolam pemijahan dilaksanakan dalam jangka waktu 2 – 3 hari.
Tujuan dari kegiatan pengeringan kolam ini adalah untuk membunuh hama dan sumber penyakit serta untuk menghilangkan nitrit yang ada dan berada di areal kolam.

Hama pengganggu yang berada di kolam ikan dapat berupa ular air, kepiting,  keong mas, ikan-ikan liar, jenis ikan pemangsa/predator,  sedangkan sumber penyakit yang berada di kolam ikan dapat berupa bakteri yang dapat diberantas atau dikurangi dengan cara penjemuran kolam dengan terik sinar matahari.

Tujuan pengeringan kolam yang lain adalah untuk menciptakan kondisi suasana baru bagi ikan gurame, karena tanah kolam yang kering akan memiliki bau yang khas saat terendam oleh air. Bau ini secara otomatis  akan merangsang induk ikan gurame untuk memijah.


2. Pengapuran kolam 

Setelah kolam dikeringkan, kemudian kolam diberi kapur dengan dosis 50-150 gr/m2. Tujuan pengapuran yaitu untuk meningkatkan derajat keasaman/pH air kolam.


3. Pembersihan dan Perbaikan pematang. 

Rumput-rumput yang tumbuh di sekitar pematang kolam dibersihkan agar tidak dijadikan tempat penempelan sarang telur oleh induk gurame. Selain itu rumput yang tidak dibersihkan dan dibiarkan tumbuh liar di pinggir pematang  dapat menjadi tempat persembunyian bagi jenis hama pengganggu.

Kegiatan pembersihan ini juga berguna untuk mengecekan terhadap konstruksi pematang yang ada dan apabila terdapat kerusakan dan kebocoran maka dilakukan perbaikan.

4. Pengisian Air Kolam pemijahan

Kolam pemijahan ikan Gurame  setelah dikeringkan, diberi kapur dan dibersihkan kemudian selanjutnya diisi air, kedalaman air kolam yaitu antara 70 – 100 cm karena gurame memang memiliki tubuh yang lebar (tinggi).

Ikan gurame juga merupakan ikan yang hidup di perairan dasar  dan suka bergerak secara vertikal (naik turun), ikan gurame akan muncul ke permukaan dan menyembulkan kepalanya ke atas permukaan air kolam apabila perairan memiliki oksigen yang rendah. 


5.pemasangan bahan sarang/media/substrat untuk menempelnya telur ikan gurame. 

Menurut sifatnya alaminya, ikan gurame akan menyimpan telur dari hasil pemijahan pada sarang. Induk jantan gurame akan membuat sarang terlebih dahulu sebelum melakukan proses pemijahan. Sarang yang dibangun oleh induk jantan akan dibangun pada bagian kolam yang menyerupai cekungan.

supaya mempermudah dalam kegiatan pemanenan telur ikan gurame, sebaiknya tempat membangun dan bahan sarang ikan gurame  perlu kita persiapkan sedemikian rupa.

Bahan/media dan tempat (kerangka) sarang yang akan kita siapkan terdiri atas bahan ijuk dan sosog, sosog adalah kerangka bambu yang berbentuk setengah bola agak lonjong dan tertutup di salah satu sisinya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...