Hobi Ikan Mania: Pembesaran Ikan Mas di KJA (Keramba Jaring Apung)

cari

Rabu, 07 Februari 2018

Pembesaran Ikan Mas di KJA (Keramba Jaring Apung)

Kegiatan pembesaran ikan mas di keramba jaring apung (KJA) dapat dilakukan dengan sistem  monokultur ataupun dengan sistem polikultur.

Sistem polikultur di KJA umumnya diterapkan dengan sistem kolor atau bertingkat, yaitu ikan utama  dipelihara pada bagian dalam atau bagian atas sedangkan pada bagian luar atau bawah karamba dipelihara ikan sampingan.

Benih ikan mas dapat dipelihara secara monokultur ataupun secara polikultur. ukuran ikan yang dipelihara disesuaikan dengan mata jaring (mesh size) keramba. Jaring  apung yang bermata jala ukuran 1 inci (sekitar 2,5 cm)  bisa menampung benih ikan dengan berat 10 gram/ekor. 

Untuk benih ikan mas dengan ukuran 10 - 20 gr/ekor ditebar benih dengan kepadatan 5-10 kg/M3 atau sekitar 500 - 1.000  ekor/M3.  Bila keramba jaring apung yang digunakan berukuran  3 x 3 x 3 m dapat ditebar benih dengan jumlah 13.000 - 20.000 ekor. 

Agar benih tidak mengalami stress ketika penebaran, penebaran harus dilakukan pada pagi atau sore hari ketika cuaca teduh. sebelum benih ikan ditebar benih perlu diaklimatisasi (diadaptasikan dengan lingkungan) dahulu, aklimatisasi dilakukan  sekitar 10 - 15 menit.  Proses aklimatisasi ini dilakukan dengan cara kantong plastik yang berisi benih ikan dibiarkan terapung di dalam perairan, setelah 10 - 15 menit secara bertahap air perairan dimasukan sedikit demi sedikit ke dalam kantong benih ikan. Apabila kodisi suhu antara air di dalam kantong dengan air di KJA telah sama maka benih biasanya akan keluar dari kantong dengan sendirinya. 

Pemberian pakan pada pemeliharaan ikan di KJA diberikan berupa pakan buatan (pelet) dengan kandungan protein antara 26 - 28 %.  jumah pakan yang diberikan yaitu sebesar 3 - 5 % bobot ikan per hari sebanyak 3 - 5 kali dalam sehari. 

Jumlah pakan yang diberikan akan berubah sesuai dengan bertambahnya bobot ikan. untuk mengecek  bertambahnya ukuran bobot ikan yaitu dengan cara setiap 2 minggu atau setiap bulan ikan diambil sampel untuk ditimbang kemudian dikalikan dengan jumlah keseluruhan ikan. 

Ikan dipanen setelah mencapai ukuran 200 - 300 g/ekor dengan lama pemeliharaan  3 - 3,5 bulan. 

Popular Posts