Hobi Ikan Mania: 2017-11-26

cari

Jumat, 01 Desember 2017

Budidaya Ikan Silver Dolar

Budidaya Ikan Silver Dolar

Ikan Silver  Dolar dengan nama latin (Metynnis hypsauchen) merupakan ikan yang berasal dari sungai Amazon, Amerika Selatan. Ikan ini memiliki sipat herbivora pemakan tumbuhan, Warna tubuh ini berwarna keperakan dan gerakannya aktif.

Di alam ikan ini menyukai lingkungan yang teduh, suhu optimum untuk kehidupan ikan ini yaitu berkisar antara 25 – 28 derajat celcius, pH 6,5 – 7,0 dan kekerasan air 10 derajat dH.

Pada proses pemijahan diperlukan air bersih. Induk yang akan dipijahkan dipelihara dan diberi pakan cacing dan jentik nyamuk, selain diberi pakan cacing dan jentik nyamuk induk akan senang bila diberi pakan sayuran seperti selada air. Selada air ini dapat membantu dalam meningkatkan kualitas telur ikan.

Ciri antara ikan jantan dan betina adalah

-          - Tubuh ikan jantan lebih langsing
-          - Pada ikan jantan pada sirip perut ditandai dengan warna yang sedikit kemerahan.
-         -  Pada ikan betina warna sirip perut nampak lebih merah.
-          - Bentuk sirip pada ikan jantan agak segitiga membulat, dan pada ikan betina tumpul lurus.

Proses pemijahan terjadi secara berpasangan. Pemijahan ikan ini dapat dilakukan pada akuarium. Telur ikan ini diserakan di dasar akuarium sehingga pada proses pemijahan ikan ini tidak memerlukan substrat.  

Proses pemijahan ditandai dengan saling kejar kejaran antara induk jantan dan betina pada akuarium. Bila ikan sudah tenang maka hal itu dijadikan sebagai tanda bahwa induk telah selesai berpijah.   Waktu pemijahan ini terjadi pada pukul 8.00 – 11.00.

Setelah proses pemijahan ini selesai maka telurnya dapat diambil untuk ditetaskan. Pengambilan telur ini butuh ketelatenan.

 Untuk ketinggian air pada tempat pemijahan cukup 15 cm.

Bak penetasan perlu diberi aerasi, telur ikan akan menetas setelah umur 2-3 hari. Larva ikan akan berenang setelah menetas. Bila larva sudah menetas maka air dapat diganti separonya. Larva diberi pakan berupa infusoria atau artemia. Setelah berumur 3-4 hari pakan diberikan berupa kutu air. 

Kamis, 30 November 2017

Budidaya ikan Rainbow

Ikan Rainbow (Melanotaenia maccullochi) yang berasal dari Papua bersifat omnivora ke arah Karnivora. Ukuran panjang ikan ini mencapai 7 cm.
Hidupnya berkelompok dan bila ditanam diakuarium sangat indah dipandang mata. suhu optimum untuk pemeliharaan ikan ini adalah 25 - 28 derajat celcius. pH air 7,0 - 7,5 dan kekerasan air berkisar 10 - 12 derajat dH.

Ikan ini begitu populer karena memiliki tubuh seperti pelangi. pada bagian tubuhnya terdapat garis horizontal berjumlah tujuh garis.  garis tersebut berwarna kemerahan yang diselingi warna hijau kekuningan. pada sirip anal berwarna merah dan pada sirip punggung berwarna kehijauan. terdapat titik merah pada bagian tutup insangnya dengan dilingkari dengan warna kuning emas dan pada bagian ekornya berwarna merah  kecoklatan.

ciri ikan jantan warna tubuhnya lebih cerah dibanding pada ikan betina. tubuh ikan jantan lebih langsing dibanding dengan tubuh pada ikan betina.

kegiatan pemijahan dapat dilakukan pada akuarium atau kolam bak dengan dilengkapi oleh tumbuhan air yang banyak dan rimbun. perbandingan ikan jantan dan betina pada kegiatan pemijahan ini adalah 1 : 4.  induk akan menyebarkan telurnya pada akar tanaman pada saat proses pemijahan. untuk peletakan telur pada akar tanaman biasanya terjadi pada waktu pagi hari yaitu sekitar pukul 6.30 . setelah proses pemijahan selesai induk sebaiknya dipisahkan dari tempat pemijahan,

penetasan telur bisa dilakukan pada akuarium atau bak. penetasan telur lumayan lama membutuhkan waktu hingga 10 - 12 hari. untuk penetasan telur pada kolam semen sebaiknya ketinggian air kolam tidak melebihi dari ketinggian 15 cm. hal ini dilakukan agar oksigen dapat berdifusi hingga ke dasar kolam. berbeda bila ditetaskan pada akuarium, ketinggian air pada akuarium bisa mencapai 30 cm tetapi akuarium tersebut harus diaerasi.

setelah menetas larva mulai berenang, larva perlu diaerasi dengan kuat karena pada proses pertumbuhannya membutuhkan oksigen yang banyak. pakan yang diberikan pada larva dapat berupa infusoria dan beberapa hari kemudian larva diberi pakan dengan kutu air. apabila kondisi air cocok maka pertumbuhan ikan akan menjadi cepat.

setelah agak dewasa pakan dapat diberikan cacing sutera. ikan dapat dijual setelah mencapai ukuran 4 cm / umur 4 bulan.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...