Postingan

Menampilkan postingan dari November 5, 2017

Pemijahan Ikan Lele

Ikan Lele dapat dipijahkan secara alami ataupun dilakukan dengan cara buatan melalui rangsangan hormon (tehnik kawin suntik).

Pemijahan yang dilakukan secara alami dapat dilakukan pada kolam ukuran kecil yaitu 4 x 3 x 1 m dengan ketinggian air antara 40 - 50 cm.

pada kolam/bak pemijahan perbandingan antara induk jantan dan betina yaitu 1 : 1 selama ikan lele dipijahkan jangan memasukan air  ke dalam kolam.

untuk tempat menempelnya telur ikan lele maka pada kolam/bak pemijahan dipasang kakaban. Induk ikan lele akan memijah setelah dipasangkan selama 12-14 jam.

untuk pemijahan ikan lele secara buatan dapat dilakukan dengan menggunakan kelenjar hipofisa maupun hormon sintetis. kelenjar hipofisa diperoleh dari ikan lele dumbo atau dari ikan mas.  ikan lele dan ikan mas yang akan diambil kelenjar hipofisanya yaitu harus memenuhi persyaratan telah matang gonad dan berumur > 12 bulan.

hormon sintetis yang umum digunakan untuk proses pemijahan secara buatan yaitu menggunakan Ovaprim.

untu…

Makanan dan kebiasaan makan ikan nila

Jenis makanan yang dimakan Ikan Nila berupa plakton, perifiton,dan tumbuhan tumbuhan air yang lunak seperti Hydrilla, gang-gang sutera, dan klekap.

Ikan Nila memiliki sifat omnivora, dalam pemeliharaan ikan di kolam budidaya ikan nila diberi  pakan berupa pakan buatan (pellet) yang mengandung protein antara 20 -  25%.

untuk memacu pertumbuhan ikan nila maka pakan buatan yang diberikan harus mengandung protein 25 - 30%.

berdasarkan ukuran ikan benih ikan nila lebih suka memakan zooplankton seperti Rototaria, copepoda dan Clodocera. Nila yang berukuran dewasa memiliki kemampuan mengumpulkan makanan diperairan dengan bantuan mucus (lendir) dalam mulutnya. Makanan tersebut membentuk gumpalan partikel sehingga tidak mudah keluar.

Untuk ikan-ikan kecil di perairan alami, ikan nila kecil mencari makanan pada bagian wilayah perairan yang dangkal  sedangkan untuk ikan yang berukuran lebih besar mencari makanan pada perairan yang dalam.

Ikan Buenos Aires Tetra

Ikan Buenos Aires Tetra dengan nama latin Hemigramus caudovitatus  merupakan ikan yang berasal dari Brazil. Ikan ini bersifat omnivora dan cenderung Agresif. Panjang tubuh dari ikan ini dapat mencapai 10 cm.

suhu optimal untuk pemeliharaan yaitu 24-17 derajat Celcius, pH 6,5 -7 dan kekerasan air  6 - 8 derajat dH.

memiliki warna tubuh keperakan dengan bagian warna perutnya merah.

Ukuran ikan jantan lebih kecil dari pada ikan betina. pada pemijahan memerlukan tanaman air yang lebat yaitu  yang berfungsi untuk mengurangi sifat agresif dari ikan, telur dari hasil pemijahan perlu dipisahkan dari induknya karena apabila tidak dipisahkan telur-telur tersebut akan dimakannya. telur dari hasil pemijahan akan menetas dalam jangka waktu 24-32 jam.

setelah 2 hari larva akan bisa berenang dan larva dapat diberi pakan kutu air saring. setelah 4 hari kemudian larvanya dapat diberi pakan kutu air yang berukuran besar.

setelah besar pakan dapat diberikan berupa cacing sutra atau pelet halus. setelah…

Pengikut