Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 9, 2017

Pigmen Pernapasan Pada Ikan

Binatang yang hidup di alam dalam proses pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya memerlukan oksigen untuk pernapasannya. Ikan ataupun hewan lainya yang hidup memiliki pigmen pernapasan.  terdapat 4 macam pigmen pernapasan yang ditemukan pada binatang yaitu :
- Pigmen pernapasan Hemoglobin
- Pigmen pernapasan Chlorocruorien
- Pigmen pernapasan hemocyanin
- Pigmen Pernapasan hemorythrin

secara biokimia keempat pigmen pernapasan yang disebutkan diatas tersebut cukup berbeda, ada juga pada satu spesies/ satu jenis  binatang memiliki  lebih dari satu pigmen pernapasan.

untuk pigmen pernapasan pada dimiliki oleh  ikan yaitu Hemoglobin, dari keempat pigmen pernapasan tersebut, pigmen pernapasan hemoglobin adalah pigmen pernapasan yang cukup efisien.

Hemoglobin terdiri dari Heme dan globin.

Heme : metaloporphyrin
globin : Protein


Mekanisme Pemompaan air pada sistem pernapasan ikan

Mekanisme Pemompaan air dalam proses respirasi (pernapasan) pada ikan memiliki peranan yang penting dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya.

Air kolam ataupun perairan lain sebagai tempat hidup ikan merupakan media bagi perkembangan dan pertumbuhan. Air masuk ke rongga mulut ikan melalui mulut, masuknya air ini  diakibatkan karena adanya perubahan volume buccal dan rongga operculum ikan.

Terjadinya Perubahan meninggi dan merendahnya atap dari faring ikan akan  mengubah ukuran pada rongga mulut ikan, sedangkan volume rongga operculum ini dipengaruhi oleh adanya gerakan operculum yang bergerak kearah dalam dan keluar.

Dari sekian banyak ikan yang  hidup pada perairan baik di kolam ataupun perairan umum seperti sungai, danau, rawa, dan laut, ada beberapa jenis ikan yang tidak aktif menyaring tetapi terus menerus berenang untuk mempertahankan arus yang melalui insang.

Efisiensi pertukaran gas pada teleostei sangat tergantung pada arus berlawanan dari air yang kaya oksigen, dengan dara…

Ciri-ciri induk Ikan baung yang telah matang gonad

pemijahan ikan baung dilakukan secara buatan dengan cara kawin suntik dengan menggunakan hormon sintetis dan kelenjar hifofisa. Ciri-ciri Induk ikan baung yang akan disuntik haruslah ikan yang telah matang gonad. Adapun ciri-ciri induk ikan baung yang baik yaitu :

Induk Betina :

- umur induk ikan baung minimal 1 tahun
- berat induk ikan baung minimal 300 g/ekor
- bila ikan baung betina matang telur, perut bagian belakang menggembung dan permukaan kulit sangat lembut
- untuk induk ikan baung yang telah matang gonad, bila distriping (dipijat) dari perut ke arah anus akan mengeluarkan telur berbentuk bulat dan berwarna kecoklatan.
- induk betina gerakannya lamban
- pada alat genital berbentuk bulat dan berwarna kemerah-merahan
- induk ikan baung dalam kondisi yang sehat dan tidak cacat

Induk Jantan :

- umur induk ikan baung jantan minimal 1 tahun
- induk ikan  baung jantan memiliki berat minimal 300 g / ekor
- memiliki lubang genital memanjang dan meruncing ke arah caudal dan bagian uju…

struktur Histologi Insang Ikan

Ikan memiliki alat pernapasan dalam kelangsungan hidupnya. alat pernapasan ini disebut dengan insang. Insang ikan  tersusun dari beberapa bagian/ lembar insang (hemibranchi).

Hemibranchi pada ikan yaitu lembar insang ikan yang  terdiri dari filamen-filamen insang (lamella primer). Filamen-filamen insang / lamella primer ini tersusun oleh lamella sekunder.

a. Lamella Primer

Ephitelium pada lamella primer ini terdiri dari beberapa lapis sel. Pada lamella primer terdapat 3 bentuk sel. yaitu :

- Sel monocyte  = sel chor yang memiliki fungsi dalam proses pertukaran garam yaitu pembuangan garam pada ikan laut dan proses pengambilan garam pada ikan air tawar.

- Sel mucocyte = sel yang berfungsi dalam menghasilkan mucus.

- Sel yang sedikit  mengalami perubahan yang hampir menyerupai sel epithelium bagian dalam dari lamella sekunder.


b. lamella sekunder

Pada setiap lamella primer memiliki lamella sekunder, lamella sekunder ini memiliki dinding yang tipis. pada epithelium terdiri dari dua lapis se…

Asam Belerang pada Kolam

Asam belerang / H2S merupakan gas beracun yang dapat larut dalam air kolam. Di tambak atau kolam biasanya dicirikan dengan endapan lumpur berwarna hitam berbau khas seperti belerang.

Sumber utama H2S ini adalah hasil dari dekomposisi sisa-sisa bahan makanan yang tidak termakan, sisa-sisa plankton, kotoran ikan/organisme perairan, dan bahan organik lainnya. bahan organik pada perairan selain menghasilkan amonia juga menghasilkan asam belerang H2S.

kekuatan rancun asam belerang tergantung dari suhu, oksigen dan pH. Nilai pH diatas 9, hampir seluruh asam belerang berdisosiasi menjadi ion-ion S2-  dan  H+  yang tidak beracun sebaliknya apabila pH turun menjadi kurang dari 5 reaksi bergeser dan sebagian besar asam belerang dalam bentuk beracun

Organisme air biasa keracunan  pada konsentrasi H2S 0,1-0,2 mg/l

Respirasi (pernapasan) pada ikan

Secara umum pengertian dari respirasi adalah suatu proses pertukaran oksigen O2 dan karbondioksida CO2  antara suatu organisme dengan lingkungan tempat hidupnya.

Oksigen merupakan suatu zat yang  diperlukan oleh ikan untuk kelangsungan hidupnya karena peranan oksigen ini sangat penting dalam mengoksidasi zat makanan (karbohidrat, lemak, dan protein) menjadi energi dan zat lain yang diperlukan oleh tubuh.

Apabila dalam suatu kolam kandungan oksigen nya kurang maka akan mempengaruhi kehidupan ikan. ikan akan berenang ke tempat yang lebih baik, seperti bergerak ke dekat pintu saluran masuk air, kedekat air yang berarus, dan bergerak ke permukaan air.


Alat pernapasan pada ikan :

A. Organ pernapasan aquatik
1. Insang dalam (insang septal dan insang berpenutup)
2. Insang pada ikan bertulang sejati :
     - Holobranchi : lembar insang yang terdiri dari 2 hemibranchi
     - Hemibranchi : lembar insang yang terdiri dari 1 lembar yang menempel pada operculum bagian    dalam.
- Pseudobranchi : …

Adaptasi Organisme Perikanan

Ikan hidup pada lingkungan perairan yang berbeda-beda, lingkungan perairan yang berbeda beda ini diklasifikasikan dengan beberapa tipe, yaitu :

A. Secara Horizontal.
Secara horizontal faktor-faktor hidup bagi ikan dapat dikelompokan berdasarkan salinitasnya, yaitu :
1. air tawar
2. air payau
3. air laut

B. Secara vertikal
Secara vertikal lingkungan dapat dikategorikan :
- laut dalam sampai dengan ketinggian 8000 m

C. Suhu
Bedasarkan suhunya lingkungan ikan dapat dikategorikan dari :
1. tropis
2. Sub tropis
3. Kutub



Faktor-faktor suatu lingkungan perikanan dapat dikategorikan sebagai lingkungan abiotik dan linkungan biotik :

Abiotik : Fisika (suhu, penyinaran, tekanan densitas, dan kekeruhan)
               Kimia ( pH, Salinitas, Oksigen terlarut, karbondioksida, amoniak dan alkalinitas)

Biotik : keragaan organisme, pemangsa dan parasit.


ADAPTASI ORGANISME PERIKANAN : adaptasi merupakan suatu proses penyesuaian diri secara bertahap yang dilakukan oleh suatu organisme perikanan tehadap …

Amonia dan Nitrit

Amonia (NH3) dan Nitrit ((NO2) dalam air kolam merupakan gas buangan dari hasil metabolisme ikan oleh perombakan protein. baik dari kotoran ikan itu sendiri (feses, urine ) atau dari sisa makanan.

Proses pembusukan makanan terutama untuk bahan yang banyak mengandung protein akan menghasilkan amonium (NH4+) dan amonia.  bila proses lanjut dari pembusukan tidak berlangsung lancar maka terjadi pembusukan NH3 sampai konsentrsai yang membahayakan ikan.

selain yang dihasilkan dari proses pembusukan amonia dan nitrit. dalam air juga terdapar nitrat (NO3) merupakan hasil oksidasi amonia dan terutama nitrit.

Jumlah NH3 dari amonia total dipengaruhu oleh suhu dan pH air. makin tingginya suhu dan pH air maka makin tinggi pula presentase konsentrasi NH3 dalam kolam.

untuk kadar amonia yang bisa membuat ikan mati yaitu > 1 ppm dan nitrit 0,1 ppm.

Syarat kualitas air bagi kebutuhan dan pertumbuhan ikan budidaya :
1. Suhu  20 - 30 derajat celcius
2. pH 6-9
3. Oksigen terlarut minimal 3 mg/l
4. K…

Belut listrik

Belut listrik (Electrophorus electricus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar. Belut listrik ini dapat menghasilkan listrik dengan tegangan yang sangat tinggi. listrik yang dihasilkan dapat  mencapai 650 volt. Tegangan listrik ini digunakan oleh belut untuk mencari mangsa dan untuk mempertahankan diri. Habitat asli belut listrik ini adalah di sungai amazon dan di sungai orinoko. Belut listrik dapat tumbuh mencapai panjang 2,5 m dengan berat 20 kg.

Pengikut