Selasa, 29 Agustus 2017

Pembesaran Ikan Gurame di Keramba Jaring Apung (KJA)

Pembesara ikan Gurame di KJA dapat dilakukan secara monokultur atau polikultur.
pembesaran ikan gurame dengan polikultur di KJA dengan ikan lain harus menggunakan sistem kolor atau sistem sebelah dengan penyekatnya keramba.

Untuk pemeliharaan di KJA dengan sistem bertingkat maka ikan gurame harus dipelihara pada bagian atasnya, hal ini disebabkan karena ikan gurame merupakan ikan yang memiliki alat pernapasan tambahan yang pada suatu waktu akan menyembul ke atas permukaan air.

benih ikan gurame yang akan ditebar ukurannya harus disesuaikan dengan mata jaring, benih ikan gurame yangditebar di KJA umumnya berukuran di atas 50 g/ekor. Benih ikan gurame yang berukuran 50 g / ekor ini ditebar dengan kepadatan 5 - 10 kg/M3 atau 200 - 300 ekor / M3.

benih gurame ditebar pada pagi hari atau sore hari, agar benih ikan tidak menjadi stress.
Pemberian pakan ikan gurame selama masa pemeliharaan diberikan pakan buatan pellet dengan kandungan protein 24-30%.  Dosis pemberian pakan sebanyak 2 - 3 % bobot tubuh ikan yang diberikan dalam setiap satu hari. Selain itu ikan gurame ini dapat diberi pakan tambahan seperti daun sente, daun talas, daun ubi, daun azoola.

Masa pemeliharaan budidaya ikan gurame di KJA selama 4 - 5 bulan yang akan mencapai ukuran 200 - 300 g/ekor.