Rabu, 23 Agustus 2017

Media Budidaya Belut

media yang digunakan untuk budidaya belut, yaitu media yang digunakan pada saat kegiatan budidaya pemeliharaan benih, pembesaran, pemeliharaan induk dan pemijahan. Media untuk budidaya belut ini disusun dari bahan-bahan berupa jerami, tanah, pelepah pisang, kompos, dedak dan air.  untuk kedalam dari kegiatan budidaya belut ini yaitu berkisar antara 40 - 100 cm.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan media untuk budidaya belut yaitu :
1. Pupuk kandang yang digunakan haruslah menggunakan pupuk kandang dari kotoran hewan yang telah terdekomposisi selama beberapa bulan. jangan menggunakan pupuk kandang dari kotoran hewan yang baru yang belum terdekomposisi.

2. bahan-bahan yang digunakan untuk media budidaya belut ini harus menggunakan bahan-bahan yang pada waktu proses fermentasi tidak menghasilkan gas-gas yang berbahaya

3. ketika dalam pemeliharaan belut suplai air yang ada di kolam diupayakan dalam kondisi mengalir pelan, supaya terjadi suplai oksigen yang baik dan gas-gas yang dihasilkan dalam proses fermentasi atau sisa kotoran belut dapat keluar bersama aliran air tersebut.

4. Media budidaya belut berpengaruhb terhadap panjang ukuran belut, untuk media budidaya yang dalam akan membentuk tubuh belut lebih panjang dan sebaliknya untuk media budidaya yang dangkal akan membentuk tubuh lebih pendek dan gemuk.

5. untuk kedalaman air di atas media budidaya tidak lebih dari 5 cm. Hal ini dikarenakan agar pertumbuhan belut lebih cepat karena dengan sedikit air maka belut akan tidak banyak bergerak.