Sabtu, 08 Juli 2017

Oksigen Untuk Budidaya Ikan

Oksigen diperlukan oleh  ikan untuk proses metabolisme tubuh, yang menghasilkan energi untuk aktivitas seperti aktivitas untuk berenang, pertumbuhan, reproduksi.

dalam perairan budidaya konsentrasi jumlah oksigen yang diperlukan oleh ikan yaitu diantara 4 - 7 ppm.

Laju pertumbuhan ikan dipengaruhi oleh konsentrasi oksigen dalam air, dengan kententuan faktor faktor kondisi lainnya optimum.

Ikan - ikan yang memiliki labirin (alat pernapasan tambahan ) seperti ikan lele (Clarias Sp), Sepat (Trichogaster sp), Gabus (Channa striata), Tambakan (Helostoma temmincki), gurami (Osphronemus gouramy), betok (Anabas testudineus) dapat hidup pada perairan dengan kondisi oksigen yang rendah < 3 ppm. Ikan - ikan tersebut di atas dapat hidup pada kondisi perairan dengan oksigen rendah karena ikan - ikan tersebut dilengkapi dengan alat pernapasan tambahan (labirin) yang dapat berfungsi dalam proses pengambilan oksigen langsung ke udara di atas permukaan air.


Tingkat konsumsi O2 di perairan  dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu Faktor luar dan faktor dalam  :

1. Faktor luar :

    a. Tekanan parsial : Conformer dan regulator,
        Conformer tingkat konsumsi O2 tergantung  kepada keadaan tekanan O2,
        Regulator : tingkat konsumsi O2 relatif konstan pada kisaran tekanan parsial oksigen yang                   sempit.
    b. Suhu : Peningkatan suhu, peningkatan laju metabolisme, faktor lain (makanan, salinitas, CO2)


2. Faktor Dalam.
    Ukuran tubuh ikan, jenis ikan, faktor lain (aktivitas, pemuasaan, sex, kondisi kesehatan ikan).