Rabu, 26 Juli 2017

Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam budidaya ikan lele

Kebutuhan akan pangan saat ini semakin hari semakin meningkat kebutuhan ini meningkat sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan jumlah penduduk.
Manusia dalam hidup dan kehidupannya tidak terlepas dengan makanan, salah satunya kebutuhan manusia  akan  kebutuhan protein hewani. Sebagaimana yang kita ketahui protein berguna dalam proses pertumbuhan dan sebagai zat pembangun metabolisme pada tubuh manusia.
Protein hewani ini salah satunya bisa diperoleh dari daging ikan. Ikan Lele merupakan salah satu dari sekian banyak ikan konsumsi adalah sebagai ikan yang dapat menyumbang kepada manusia dalam memenuhi kebutuhan protein hewani.
Budidaya ikan lele saat ini diperlukan dalam meningkatkan produksi jumlah ikan yang ada. Dalam berbudidaya ikan lele ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan budidaya diantaranya yaitu :





1. Benih Ikan
    Benih ikan lele yang digunakan berperan sekali dalam keberhasilan berbudidaya ikan lele. Benih Ikan lele yang digunakan harus benih yang berkualitas baik, sehat dan tidak cacat. Benih ikan lele dengan kualitas jelek akan menyebabkan pertumbuhan ikan yang lambat. Benih ikan yang baik dapat diperoleh dari panti-panti benih (unit pembenihan) atau Balai benih ikan yang telah menerapkan cara pembenihan ikan yang baik. Benih ikan lele yang diperoleh dari unit pembenihan dan balai benih ikan yang menerapkan cara pembenihan ikan yang baik pada umumnya telah memiliki induk lele yang berkualitas dengan keturunan yang jelas.




2. Persiapan Media Budidaya
Dalam  budidaya ikan lele di kolam, persiapan kolam merupakan hal penting yang perlu diperhatikan, biasanya proses persiapan kolam ini sering terlupakan oleh para petani ikan.  Persiapan kolam ini didalamnya menyangkut dari :
    1. Perbaikan pematang kolam
    2. Pembersihan kolam dengan membuang rumput-rumput yang tumbuh liar di kolam.
    3. Pengapuran kolam
    4. Pemupukan kolam
    5. Penggaraman kolam

3. Menjaga Kualitas Air
   Syarat kualitas air bagi kebutuhan dan pertumbuhan ikan budidaya :
   1. Suhu  20 - 30 derajat celcius
   2. pH 6-9
   3. Oksigen terlarut minimal 3 mg/l
   4. Karbondioksida maksimal 15 mg/l
   5. Amonia maksimal 0,016 mg/l
   6. Nitrit maksimal 0,2 mg/l
   7. kecerahan di atas 45 cm
   8. total padatan terlarut maksimal 2.000 mg/l
   9. Tembaga (Cu) maksimal 0,02 mg/l