Minggu, 09 Juli 2017

Amonia dan Nitrit

Amonia (NH3) dan Nitrit ((NO2) dalam air kolam merupakan gas buangan dari hasil metabolisme ikan oleh perombakan protein. baik dari kotoran ikan itu sendiri (feses, urine ) atau dari sisa makanan.

Proses pembusukan makanan terutama untuk bahan yang banyak mengandung protein akan menghasilkan amonium (NH4+) dan amonia.  bila proses lanjut dari pembusukan tidak berlangsung lancar maka terjadi pembusukan NH3 sampai konsentrsai yang membahayakan ikan.

selain yang dihasilkan dari proses pembusukan amonia dan nitrit. dalam air juga terdapar nitrat (NO3) merupakan hasil oksidasi amonia dan terutama nitrit.

Jumlah NH3 dari amonia total dipengaruhu oleh suhu dan pH air. makin tingginya suhu dan pH air maka makin tinggi pula presentase konsentrasi NH3 dalam kolam.

untuk kadar amonia yang bisa membuat ikan mati yaitu > 1 ppm dan nitrit 0,1 ppm.

Syarat kualitas air bagi kebutuhan dan pertumbuhan ikan budidaya :
1. Suhu  20 - 30 derajat celcius
2. pH 6-9
3. Oksigen terlarut minimal 3 mg/l
4. Karbondioksida maksimal 15 mg/l
5. Amonia maksimal 0,016 mg/l
6. Nitrit maksimal 0,2 mg/l
7. kecerahan di atas 45 cm
8. total padatan terlarut maksimal 2.000 mg/l
9. Tembaga (Cu) maksimal 0,02 mg/l