Minggu, 09 Juli 2017

Adaptasi Organisme Perikanan

Ikan hidup pada lingkungan perairan yang berbeda-beda, lingkungan perairan yang berbeda beda ini diklasifikasikan dengan beberapa tipe, yaitu :

A. Secara Horizontal.
Secara horizontal faktor-faktor hidup bagi ikan dapat dikelompokan berdasarkan salinitasnya, yaitu :
1. air tawar
2. air payau
3. air laut

B. Secara vertikal
Secara vertikal lingkungan dapat dikategorikan :
- laut dalam sampai dengan ketinggian 8000 m

C. Suhu
Bedasarkan suhunya lingkungan ikan dapat dikategorikan dari :
1. tropis
2. Sub tropis
3. Kutub



Faktor-faktor suatu lingkungan perikanan dapat dikategorikan sebagai lingkungan abiotik dan linkungan biotik :

Abiotik : Fisika (suhu, penyinaran, tekanan densitas, dan kekeruhan)
               Kimia ( pH, Salinitas, Oksigen terlarut, karbondioksida, amoniak dan alkalinitas)

Biotik : keragaan organisme, pemangsa dan parasit.


ADAPTASI ORGANISME PERIKANAN : adaptasi merupakan suatu proses penyesuaian diri secara bertahap yang dilakukan oleh suatu organisme perikanan tehadap kondisi lingkungan perairan yang baru.

Proses adaptasi ini dalam budidaya ikan merupakan hal yang mempunyai peran penting terutama dalam proses pengangkutan dan penebaran benih ikan dari tempat lama ke tempat yang baru. Adaptasi lingkungan perairan berkaitan dengan aklimasi dan aklimatisasi.

Aklimasi dan Aklimatisasi menurut Ridwan Affandi dan Usman Muhammad Tang : 2017.
Aklimasi : merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan respon kompensasi dari suatu organisme terhadap perubahan suatu faktor lingkungan atau penyesuaian diri dari suatu organisme terhadap satu faktor lingkungan.
Aklimatisasi : suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan respon kompensasi dari suatu organisme terhadap perubahan beberapa faktor lingkungan.