Rabu, 08 Maret 2017

Argulosis (penyakit ikan)

Argulosis
A.  Penyebab : Argulus sp.
B.  Karakteristik patogen:
-    Parasit pada ikan ini dikenal sebagai “kutu ikan”dan cara menyerangnya yaitu dengan menghisap darah. 
-    Tubuh Argulus sp berbentuk datar, dan lebih nampak seperti piring.
-    Melukai tubuh ikan dengan bantuan enzim cytolytic.
-    Selain pada kulit, kutu ini juga sering dijumpai di bawah  bagian  tutup insang ikan.
-    Pada umumnya hampir semua jenis ikan air tawar rentan   terhadap infeksi parasit ini.
-              Pada intensitas serangan yang tinggi,ikan dewasa pun dapat mengalami kematian diakibatkan kekurangan darah.  

C.  Gejala Klinis :
-    Pengamatan secara visual parasit ini seperti kutu yang menempel pada tubuh ikan, disertai dengan pendarahan di sekitar tempat gigitannya.
-    akibat dari serangan parasit ini terjadi iritasi pada kulit ikan, hilang keseimbangan, berenang tidak normal, menggosok-gosokkan tubuh ikan pada benda keras yang ada disekitarnya.

D. Diagnosa :
Secara Pengamatan oleh mata maka akan terlihat adanya parasit yang menempel pada bagian tubuh ikan

E. Pengendalian :
-    Melakukan pengeringan pada dasar kolam yang diikuti dengan kegiatan pengapuran.
-    Perendaman dalam larutan Amonium  Klorida (NH4Cl) pada dosis 1,0 - 1,5 % selama 15 menit, atau garam dapur pada dosis 1,25% dalam waktu 15menit;
Melakukan pemberian Temephos (Abate) pada dosis 1 mg/liter (akuarium) dan 1,5 mg/liter (kolam).
-    melakukan perendaman dengan garam dapur 500–1000mg/liter selama 24 jam atau lebih, diulang setiap minggu selama 4 kali pemberian;
-  Potassium permanganate (PK) 2-5 mg/L selama 24 jam atau  lebih;