Budidaya Pembesaran Ikan Kerapu Lumpur

Ikan Kerapu Lumpur (Epinephelus coioides) merupakan jenis ikan air laut yang dijadikan sebagai ikan konsumsi.
ciri-ciri ikan ini dapat dilihat dari warna tubuhnya yaitu pada bagian tubuhnya dipenuhi oleh bintik-bintik kasar berwarna kecokelatan atau berwarna kemerahan.

Klasifikasi Ikan Kerapu Lumpur :
Famili : Serranidae
Spesies : Epinephelus coioides

perkembangan dan pertumbuhan :
ikan kerapu lumpur bersipat protogony hermaphrodite kerapu lumpur pada usia kurang dari 3 tahun berkelamin betina dan sesudah ikan kerapu berumur 4 tahun maka jenis kelamin ini berubah menjadi jantan.

tempat budidaya
tempat budidaya ikan kerapu lumpur ini yaitu KJA (Keramba Jaring Apung) berukuran 7 m  x 7 m dengan panjang jaring berukuran  3 m x 3 m.
ikan kerapu lumpur dapat hidup dan berkembang baik pada kondisi dengan kadar garam 15 - 30 ppt, suhu 24-31 derajat celcius, kadar oksigen 4,9 - 9,3 mg/l.

Benih
Benih ikan dapat diperoleh dari alam atau dari Hatchery. Padat tebar benih yang berukuran 5 - 10 gram ditebar dengan kepadatan 75 ekor/M3, benih berukuran 20 - 25 gr ditebar dengan kepadatan 50 ekor/m3. Untuk benih berukuran 150 - 200 gr kepadatan benih menjadi 40 ekor/M3.

Pakan
Ikan Kerapu lumpur termasuk jenis ikan Carnivora (pemakan daging) pakan yang diberikan berupa ikan rucah dengan dosis 8% dari bobot badan per hari. kemudian dosis pemberian pakan diturunkan menjadi 5 % dari berat badan setelah ukuran menjadi 300 g/ekor. Ikan Kerapu ini juga dapat dilatih dengan diberikan pakan buatan yang diberikan 4 - 2% dari berat badan per hari.

Panen
Pemanenan dapat dilakukan setelah ikan kerapu mencapai bobot 600 - 800 gram, jangka waktu pemeliharaan selama 6 - 8 bulan.

Pengikut

Postingan populer dari blog ini

Ciri-ciri Morfologi ikan gurame

Kekurangan dan kelebihan kolam tanah dan kolam tembok dalam berbudidaya ikan

foto Ikan Nila yang mati akibat kondisi air yang buruk

Klasifikasi dan Morfologi ikan Cucut (Rhizoprionodon acutus)

ciri ikan sidat

Edwarsiellosis

Saprolegniasis