Rabu, 18 Januari 2017

Branchiomycosis

Branchiomycosis
A.  Penyebab : Branchiomyces sanguinis dan B.demigrans .
B.  Karakteristik Patogen :
-     Penyakit ini menginfeksi semua jenis ikan yang hidup pada air tawar, dan  sasaran  organ yang diserang adalah insang ikan (filamen dan pembuluh darah di lamella insang).  Apabila jaringan dan/atau sel insang mengalami kematian atau lepas, maka spora jamur akan keluar dan menginfeksi pada inang lainnya.
-     Temperatur optimum air kolam pada kisaran 25-31oC dengan masa inkubasi 2-4 hari (tergantung suhu air).
-     Infeksi bersifat kronis hingga akut dengan mortalitas ikan mencapai 100% dalam tempo yang relative singkat (1-2minggu).
C. Gejala klinis :
-   Ikan bernafas dengan tersengal-sengal di Permukaan air dan bergerak lambat.
-     Insang mengalami nekrosa berat, berwarna  merah menghitam dan akhirnya membusuk.


D. Pengendalian :
- Menetralkan kadar keasaman dan/atau Alkalinitas    air kolam  melalui kegaitan pengapuran.
-  Mengisolasi               ikan        sakit       dan/atau membuang  ikan yang telah mati.
-   Hifa cendawan yang masih terdapat di dalam pembuluh darah organ insang tidak dapat diobati,sedangkan sporanya yang berada di air dapat diberantas dengan perendaman
       
menggunakan beberapa desinfektan,antara lain:
 Kalium Permanganate (PK) pada dosis 1 gram /100 liter air selama 90 menit.
    - Garam dapur pada konsentrasi 1-10 gr/liter (tergantung spesies dan ukuran) selama 10-60 menit.