Rabu, 02 November 2016

Ikan tercekik (deplesi oksigen)

Ikan tercekik (deplesi oksigen) merupakan penyakit ikan akibat lingkungan yang buruk. 

Lingkungan sebagai tempat media pemeliharaan ikan sangat berpengaruh terhadap masalah serangan penyakit. Penyakit ikan yang diakibatkan oleh  faktor lingkungan mengakibatkan kerugian yang cukup besar, karena kematian ini terjadi dan berlangsung dengan sangat singkat dan umumnya mematikan seluruh jumlah populasi ikan. 
Penyakit yang mematikan seluruh populasi ikan biasanya terjadi akibat adanya turn-over pada lingkungan tempat memelihara ikan, dan juga dapat disebabkan oleh keracunan akibat peledakan populasi plankton (blooming), keracunan dari pestisida/ limbah industri/bahan kimia lainnya. 

A.  Karakteristik penyakit Ikan tercekik (deplesi oksigen)  :
Oksigen terlarut bisa terjadi mengalami penurunan, umumnya kekurangan oksigen terlarut ini terjadi di kolam budidaya maupun di perairan umum (karamba jarring apung) terutama pada waktu menjelang pagi hari. Kekurangan Oksigen yang terjadi pada pagi hari ini  akibat adanya populasi fitoplankton yang cukup tinggi, atau pada saat kondisi tekanan atmosfir yang rendah, dengan  kurang cahaya matahari yang masuk ke dalam kolam dalam waktu yang lama.

B.  Pengendalian :
      -  Melakukan penggantian air lama dengan air yang baru.
     -  Meningkatkan kandungan oksigen yang ada dalam air melalui difusi oksigen dari udara ke air dengan cara  melakukan pergerakan aliran air seperti penggunaan kincir air, aerasi, pompa air.
    -  Meningkatkan kadar oksigen dalam air budidaya yaitu dengan cara menyuntikkan oksigen murni kedalam air.

    - Padat penebaran ikan yang yang dipelihara harus disesuaikan dengan daya dukung air dalam memasok oksigen.