Gambaran umum produksi perikanan di indonrsia

Gambaran umum produksi perikanan di Indonesia.
Pada Tahun 2011 di Indonesia produksi ikan sekitar 10,4 juta ton. produksi tersebut terdiri dari produksi perikanan tangkap 5,1 juta ton dan produksi budi daya perikanan sebesar 5,3 juta ton.  Produksi perikanan tangkap sebesar 5,1 juta ton sudah mencapai batas optimum atau padat tangkap(full fishing)  sehingga tidak dapat ditingkatkan lagi.  Produksi perikanan tangkap sebesar 5,1 juta ton sudah mendekati batas komitmen internasional mengenai produksi perikanan tangkap yang hanya dibolehkan mencapai 80%. 

Potensi perikanan tangkap Indonesia,  khususnya perikanan laut,  adalah sebesar 6,4 juta ton tahun potensi lestari.  Dengan produksi perikanan tangkap sebesar 5,1 juta ton berarti produksi perikanan tangkap di Indonesia telah menuju ke angka 79,6%.  Sementara komitmen internasional dalam CCRF(Code of Conduct for Responsible Fisheries)  mengatur agar penangkapan ikan  jumlahnya tidak melebihi dari  80%  potensi lestari.

Untun kondisi di perairan umum atau air tawar,  potensi lestari perikanan tangkap yaitu sekitar 0,9 juta ton /tahun.  Tahun 2010,  produksi perikanan tangkap di perairan umum sekitar 0,6 juta ton atau telah mencapai 66,6%  dari potensi lestari.  Itu berarti masih tersisa potensi perikanan perairan umum sebesar 13,4%  atau bila ke tonkan yaitu senilai 120.000 ton ikan yang dapat ditangkap.  Namun angka ini bertolak belakang dengan angka di lapangan bahwa perikanan tangkap di perairan umum tidak dapat ditingkatan lagi karena telah mengalami padat tangkap.

Dengan demikian,  dapat dikatakan bahwa produksi perikanan tangkap nasional  telah mencapai ke titik optimum.  Produksi perikanan tangkap  tidak dapat ditingkatkan lagi,  terutama daerah daerah yang telah mengalami tangkap penuh dan tangkap lebih. di tahun-tahun mendatang,  produksi perikanan tangkap diperkirakan stabil,  atau bahkan cenderung menurun.  Produksi perikanan dapat ditingkatkan melalui akuakultur atau budidaya perairan.  Potensi produksi akuakultur Indonesia mencapai 57,7 juta ton,  dengan rincian 47 juta ton marikultur atau budidaya laut (marine aquacuture),5 juta ton  budidaya tambak (brackishwater aquaculture),  dan 5,7 juta ton budidaya tawar (freshwater aquaculture)

Pengikut

Postingan populer dari blog ini

Ciri-ciri Morfologi ikan gurame

Kekurangan dan kelebihan kolam tanah dan kolam tembok dalam berbudidaya ikan

foto Ikan Nila yang mati akibat kondisi air yang buruk

Klasifikasi dan Morfologi ikan Cucut (Rhizoprionodon acutus)

ciri ikan sidat

Budidaya Mina Ayam

Edwarsiellosis