Hobi Ikan Mania: 2012-09-02

cari

Sabtu, 08 September 2012

Jenis Benih ikan Nila yang digunakan untuk budidaya pembesaran

Benih Pada Budidaya Ikan Nila

Benih adalah merupakan komponen yang paling penting dalam usaha budidaya ikan nila.
Benih Ikan Nila yang baru yang mempunyai kualitas yang baik adalah :

1. Nila Gesit (Genetically Supermale Indonesia Tilapia)
Adalah Jenis Ikan Nila Monosex Jantan dengan kualitas super (super monosex) ikan ini mempunyai kromosom YY

2. Nila Nirwana ras wanayasa. Jenis ikan nila Nirwana ciri khasnya yaitu mempunyai pertumbuhan yang cepat. yaitu sejak larva menjadi  ikan yang berbobot 650 gr hanya membutuhkan waktu 6 bulan.

3. Nila Best (Bogor Enhanched Strain Tilapia)
Ikan Nila Best ini telah lolos uji sejak tahun 2008, dapat tumbuh dengan cepat dan mempunyai toleransi terhadap salinitas

benih ikan nila untuk ditebar pada budidaya ikan secara intensif biasanya berbobot 15 gr/ekor dengan panjang 8 - 10 cm, umur dimulai dari larva 3 bulan.

padat penebaran untuk budidaya ikan nila secara intensif adalah :
Kolam Air Tenang (KAT) : 20 ekor/m3
Karamba : 50 ekor/m3
Karamba jaring apung : 50 ekor/m3


Arwana Golden Pino




Jumat, 07 September 2012

STANDAR KUALITAS AIR UNTUK BUDIDAYA IKAN GABUS

WATER QUALITY STANDARDS FOR FISH FARMING CORK

Temperature: 25-30 degrees celcius

pH: 6 to 7.5

Dissolved oxygen:> 4 mg / l

NH3: <0 .02=".02" span="span"> ppm

Transparency: 20-40 cm

Carbon dioxide (CO2): 2-11 ppm

Nitrite (NO2): <0.25 ppm

Alkalinity:> 20 ppm

Total hardness:> 20 ppm

Kamis, 06 September 2012

Budidaya pembesaran Ikan Gurame

Budidaya pembesaran Ikan Gurame

Untuk Berbudidaya ikan diperlukan benih ikan yang unggul pertumbuhannya yang cepat.
gurame yang tepat untuk budidaya pembesaran adalah jenis gurame soang (angsa), jenis gurame purwokerto, dan gurame bastar. Gurame bastar sering digunakan untuk budidaya ikan karena pertumbuhannya yang cepat, gurame bastar ini sering juga disebut gurame pedaging.

ukuran gurame yang digunakan untuk pembesaran pertama adalah gurame ukuran rokok dengan panjang 8 - 11 cm dengan bobot 50 gr, dalam waktu 4 bulan gurame sudah bisa mencapai 250 gr.

populasi benih ikan gurame seberat 50 gr dapat ditebar di wadah budidaya dengan  kepadatan :
- Kolam Air Tenang : (KAT) : 25 ekor/M3
- Kolam Terpal                       : 25 ekor/m3
- Karamba                              : 25 ekor /m3
- Karamba Jaring Apung       : 50 ekor/m3

Pembesaran yang kedua bobot ikan dengan 250 gr per ekor dibesarkan selama 3 bulan menjadi 750 - 850 gr.                       

populasi benih ikan gurame seberat 250 gr dapat ditebar di wadah budidaya dengan  kepadatan :
- Kolam Air Tenang (KAT)  : 10 ekor/M3
- Kolam Terpal                     : 10 ekor/M3
- Karamba                             : 10 Ekor/M3
-  Karamba Jaring Apung     : 20 ekor/M3




Rabu, 05 September 2012

Klasifikasi Ikan Gabus

Klasifikasi Ikan Gabus

Fillum : Chordata
Subfillum (Anak Fillum) : Vertebrata
Klas : Pisces
Sub klas (Anak Kelas) : Actinopterygii
Infra Class : Teleostei
Super Ordo : Ostariophysi
Ordo : Perciformes
Famili : Channidae
Genus : Channa
Spesies : Channa Striata 
                (Bloch, 1793)

Senin, 03 September 2012

Penyakit non parasit pada ikan


Penyakit non parasit disebabkan oleh faktor lingkungan dan nutrisi seperti 

1.       pH air terlalu rendah atau terlalu tinggi
2.       Perubahan suhu air yang mendadak
3.       Pencemaran oleh zat beracun di perairan
4.       Luka –luka saat pengangkutan
5.       Pemupukan sisa pakan dan kotoran ikan
6.       Kejenuhan gas nitrogen karbondioksida atau amonia

Gejala yang timbul :
1.       Gejala yang timbul akibat kejenuhan gas nitrogen dan karbondioksida adalah terjadinya gelembung udara pada kulit, mata,  dan insang sehingga ikan sulit bernafas dan kemudian mati
2.       Gejala ikan yang kekurangan oksigen adalah ikan membuka tutup insang dengan cepat dan berkumpul di tempat pemasukan air
3.       Gejala yang timbul pada ikan bila dipelihara pada kolam yang mempunyai pH rendah adalah ikan bergerak tidak beraturan tutup insang bergerak aktif, ikan berenang cepat di permukaan air.
4.       Gejala yang timbul akibat adanya zat beracun adalah ikan aktif bernafas pembentukan lendir yang berlebihan, dan warna ikan menjadi kusam

Pencegahan
1.       Pencegahan dilakukan dengan mengelola air sebaik mungkin sehingga memenuhi syarat budi daya, baik untuk kualitas maupun kuantitas
2.       Pemberian pakan yang bermutu baik
3.       Menyimpan pakan pada tempat yang bersih dan kering.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...