Minggu, 07 Mei 2017

hama ikan (Belut dan Ular)

Karakteristik Hama:
-    Hama Belut dan ular memangsa puluhan hingga ratusan ekor benih ikan yang dipelihara  setiap hari.
-    Belut ini hidup sepenuhnya di air bersama ikan yang dipelihara, bersembunyi di dasar kolam yang berlumpur atau membuat lubang di pematang kolam. Sebagai hewan nokturnal, belut aktif mencari makan pada malam hari.
-    Belut dapat membuat lubang sebagai sarang di pematang kolam, dan apabila musim memijah ditandai dengan adanya busa di sekitar lubang.

B.  Pengendalian :
-    Menjaga kebersihan pada sekitar  lingkungan kolam untuk menghindari hama ular.
-       Sebaiknya pematang kolam di buat dari beton atau tembok untuk menghindari belut bersarang
-       Perlu dilakukan pengontrolan hama ular pada malam hari.  Jika ditemukan ular pemangsa ikan segera dimatikan.
        -     Jika di dalam kolam sudah terdapat belut, maka harus segera ditangkap dengan cara dipancing menggunakan      umpan hidup berupa ikan kecil atau anak kodok (bancet).
-       Beberapa jenis herbal memiliki daya racun untuk memberantas  hama, namun bersifat ramah lingkungan. Herbal dapat diaplikasikan pada saat persiapan kolam. Jenis herbal tersebut antara lain:

 akar tuba (rotenone) pada dosis 10 kg/ha, biji teh (saponin) pada dosis 150-200 kg/ha,  atau tembakau (nikotin) pada dosis 200-400kg/ha

Minggu, 23 April 2017

Hama Ikan (Ikan Gabus)

Ikan GabusA.  Karakteristik Hama:

- Ikan gabus,Channa striata (Bloch,1793) atau Ophiocephalus striatus merupakan predator/pemangsa yang memangsa  ikan ukuran benih dan ukuran dewasa.-    Channa striata merupakan jenis ikan Gabus yang banyak ditemui dan memiliki ukuran tubuh relative kecil. Jenis lain adalah gabus toman Channa micropeltes dan Channa pleuropthalmus. Ikan gabus memiliki kepala berukuran besar dan agak gepeng mirip kepala ular (sehingga dinamai snakehead). Tubuh berbentuk bulat gilig memanjang (torpedo), sirip punggung memanjang dan sirip ekor membulat di ujungnya.Sisi atas tubuh dari kepala hingga ke ekor berwarna gelap, hitam kecokelatan atau kehijauan. Mulut besar dengan gigi besar dan tajam.     

                   
B Pengendalian :-    Untuk mencegah masuknya ikan  gabus ke kolam, pada  saat melakukan persiapan kolam, dasar kolam harus benar-benar kering sampai tanah dasar retak-retak. Pada saluran pemasukan, dipasang saringan dari ijuk yang rapat agar benih dan telur gabus tidak masuk ke dalam kolam.
-   Gabus memangsa ikan di permukaan air sehingga keberadaannya mudah diketahui. 
-    Pada  musim kawin, ikan gabus jantan dan betina bekerjasama menyiapkan sarang di antara tumbuhan di tepi air. Anak-anak ikan berwarna jingga merah bergaris hitam, berenang dalam kelompok yang bergerak bersama-sama untuk mencari makanan. Kelompok muda ini di jaga oleh induknya. Ini merupakan saat yang paling baik untuk menangkap gabus dari kolam dengan menggunakan serok.-   Jenis-jenis  herbal memiliki daya racun untuk  memberantas ikan hama gabus ini,  namun bersifat ramah lingkungan. Herbal dapat diaplikasikan pada saat persiapan kolam. Jenis herbal tersebut antara lain:
    akar tuba (rotenone) pada dosis 10 kg/ha, biji teh (saponin) pada dosis 150-200 kg/ha, atau tembakau (nikotin) pada dosis 200-400 kg/ha.